homescontents görükle escort bursa escort bayan escort kayseri escort alanya Проститутки Бишкек casino siteleri yabanci dizi izle gaziantep escort gaziantep escort casino siteleri ataşehir escort erotik film izle
homescontents
ftik@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Bekali Mahasiswa Hadapi Era Disrupsi, Rektor UIN KHAS Jember Paparkan Konsep "SMART" dalam Studium Generale FTIK

Home >Berita >Bekali Mahasiswa Hadapi Era Disrupsi, Rektor UIN KHAS Jember Paparkan Konsep "SMART" dalam Studium Generale FTIK
Diposting : Senin, 02 Mar 2026, 11:45:15 | Dilihat : 42 kali
Bekali Mahasiswa Hadapi Era Disrupsi, Rektor UIN KHAS Jember Paparkan Konsep "SMART" dalam Studium Generale FTIK


Media Center FTIK - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar kuliah umum atau Studium Generale di Hall Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Lantai 3, pada Senin, 2 Maret 2026. Acara yang mengusung tema penguatan wawasan akademik ini diikuti dengan antusias oleh lebih dari 500 mahasiswa FTIK.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., yang bertindak sebagai pemateri utama. Turut mendampingi jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan FTIK (Dr. H. Abdul Mu'is, S.Ag., M.Si.), Wakil Dekan 1 (Dr. H. Khotibul Umam), M.A., Wakil Dekan 2 (Dr. H. Mustajab, M.Pd.I.), serta Wakil Dekan 3 (Dr. Rif'an Humaidi, M.Pd.I). Selain itu, hadir pula jajaran Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, dan Sekretaris Program Studi di lingkungan FTIK.

Dua Syarat Hidup Mulia: Ilmu dan Iman

Dalam sambutannya, Dekan FTIK, Dr. H. Abdul Mu'is, S.Ag., M.Si., memberikan pesan kuat mengenai pentingnya membangun budaya literasi di kalangan mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa untuk mencapai derajat hidup yang mulia, mahasiswa harus menggenggam dua kunci utama.

"Syarat untuk hidup mulia itu hanya dua: pertama adalah berilmu, karena Islam menempatkan orang berilmu pada posisi yang tinggi. Kedua adalah kekuatan iman, agar kita sanggup menghadapi setiap problem kehidupan," tegas Dekan. Beliau berharap mahasiswa FTIK mampu menjadi pelopor peradaban yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Rektor: Kepakaran dan Penguasaan Bahasa di Era Disruptif

Memasuki sesi inti, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, menyampaikan bahwa Studium Generale ini bertujuan untuk memperluas cakrawala akademik sekaligus merefleksikan kembali niat awal mahasiswa dalam menempuh studi. Beliau mengingatkan bahwa di era saat ini, kompetensi adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

"Dunia hari ini membutuhkan tiga hal utama: kepakaran di bidangnya, berbasis pada riset (research-based), dan penguasaan bahasa asing, minimal Bahasa Arab dan Inggris. Kepakaran itulah yang akan mendampingi mahasiswa agar tidak salah arah di tengah tantangan dunia yang kian kompleks," ujar Prof. Hepni.

Rektor juga menyoroti kondisi dunia yang saat ini berada dalam fase VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), sebuah era disruptif yang menuntut pola pikir dan strategi baru. Beliau mencontohkan bagaimana sistem pembelajaran hybrid kini menjadi keniscayaan yang harus disikapi secara bijak.

Menghadapi dinamika pembelajaran hybrid dan karakteristik Generasi Z, Rektor menawarkan strategi SMART sebagai landasan pengembangan diri mahasiswa:

  1. S (Spirituality): Spiritual sebagai fondasi utama dan mendasar sesuai tuntunan Al-Qur'an.

  2. M (Meaningful): Kehadiran mahasiswa harus memberikan kebermaknaan bagi lingkungan sekitar.

  3. A (Adaptive): Mampu beradaptasi secara cepat dan tanggap terhadap setiap perubahan zaman.

  4. R (Respectful): Memiliki sikap penuh penghormatan, kepedulian, dan tawadlu' (rendah hati).

  5. T (Transformative): Berani melakukan perubahan, karena hanya dengan bertransformasi manusia bisa tetap eksis.

"Generasi yang sukses bukan hanya mereka yang kaya secara finansial, tetapi mereka yang memiliki spiritualitas yang kokoh dan mampu bertransformasi," tambahnya.

Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Para mahasiswa tampak sangat antusias mengajukan pertanyaan seputar strategi menghadapi dunia kerja dan pengembangan diri, yang dijawab langsung secara lugas oleh Rektor. Kegiatan ini diharapkan dapat memacu semangat akademik mahasiswa FTIK untuk memulai perkuliahan semester baru dengan visi yang lebih jelas.

(Evi R. Dianita/Tim Data dan Informasi)

;