Umum

FTIK UIN KHAS Jember Gelar Yudisium ke-40: Dekan Tekankan Kolaborasi dan Pembelajar Sepanjang Hayat

21 Jul 2026
Oleh: Admin Evi
361 Tayangan
FTIK UIN KHAS Jember Gelar Yudisium ke-40: Dekan Tekankan Kolaborasi dan Pembelajar Sepanjang Hayat

Media Center FTIK - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember sukses menggelar Yudisium ke-40. Sebanyak 758 peserta dari 10 Program Studi (Prodi) resmi dikukuhkan di Nirwana Hall, Hotel Bandung Permai, Jember, pada Selasa (21/7/2026).

Rangkaian acara diawali dengan penyampaian Laporan Akademik oleh Wakil Dekan 1 FTIK UIN KHAS Jember, Dr. H. Khotibul Umam, M.A. Dalam laporannya, disampaikan rekapitulasi data kelulusan yang mencakup 157 mahasiswa dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), 81 mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA), 94 mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 106 mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan 34 mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Selain itu, program studi Tadris Bahasa Inggris juga turut meluluskan 67 mahasiswa, dan ada 47 mahasiswa Tadris Matematika, 60 mahasiswa Tadris Biologi, 58 mahasiswa Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), serta 54 mahasiswa Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 

Prosesi dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Abdul Mu'is, S.Ag., M.Si. Dalam arahannya, beliau memberikan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh peserta yudisium dan mengingatkan pentingnya membangun jejaring, berbagi informasi, serta berkolaborasi. Menggunakan analogi yang mendalam, Dekan mengibaratkan kehidupan bermasyarakat seperti filosofi beras yang menjadi bersih karena saling bersentuhan satu sama lain. Beliau menegaskan bahwa tidak ada orang yang bisa sukses sendirian, sehingga lulusan yang telah berhasil diharapkan mampu mengajak dan merangkul rekan-rekannya untuk maju bersama.

Lebih lanjut, Prof. Abdul Mu'is memaparkan bahwa setidaknya terdapat tiga pilihan jalan yang dapat ditempuh para lulusan setelah mengakhiri masa studi sarjana, yakni langsung melangkah ke pelaminan, memasuki dunia kerja dengan menjunjung tinggi profesionalisme, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Terkait pilihan studi lanjut, beliau memotivasi para lulusan untuk aktif berburu peluang beasiswa yang melimpah dengan terus meningkatkan kemampuan, terutama penguasaan bahasa asing sebagai kunci utama. Apapun jalur yang dipilih, beliau berpesan agar menjalaninya dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, serta menekankan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar.

Mengutip pemikiran dalam Kitab Minhajul Abidin yang menempatkan ilmu di bab pertama sebelum bab ibadah, Dekan mengingatkan bahwa kehidupan akan memberikan dampak yang luar biasa jika diimbangi oleh dua pilar utama, yaitu ilmu dan iman. Beliau juga mengutip Surah Al-Kahfi ayat 109 untuk menggambarkan betapa luasnya ilmu Allah SWT yang tidak akan pernah habis dipelajari, sehingga para lulusan diminta untuk tidak cepat berpuas diri hanya dengan gelar S1.

Memasuki sesi berikutnya, Kepala Bagian Tata Usaha FTIK, Moh. Zainuri, S.E., membacakan Surat Keputusan (SK) Yudisium sekaligus mengumumkan nama-nama peserta yudisium terbaik. Penghargaan tersebut diberikan langsung dalam kategori Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dan kategori masa studi tercepat

Penghargaan kategori IPK Tertinggi tingkat fakultas diraih oleh M. Hiqmal Laily Maulana dari program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dengan IPK mencapai 3,92. Sementara itu, predikat Peserta Terbaik dengan Masa Studi Tercepat berhasil diraih oleh Washilatul Bariroh dari program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), yang menyelesaikan studinya dalam waktu singkat yakni 3 tahun 6 bulan 15 hari dengan IPK 3,74.

(Tim Data dan Informasi FTIK)

Bagikan: