Buka Acara Peningkatan Mutu Tendik FTIK UIN KHAS Jember, Rektor Sampaikan Ini
Media Center FTIK - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KH Achmad Siddiq Jember kembali menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan (Tendik) yang berlangsung di Kalibaru Cottages, Banyuwangi, pada tanggal 9-11 Oktober 2025. Kegiatan ini bertema “Optimalisasi Mutu Profesionalisme, Digitalisasi, dan Inovasi Layanan Tenaga Kependidikan Menuju Tata Kelola Akademik yang Adaptif dan Berdaya Saing Global”. Sebanyak 55 peserta yang berasal dari unsur pimpinan dekanat, ketua jurusan, sekretaris jurusan, koordinator prodi, staf prodi, staf akademik, staf laboratorium, tenaga keamanan, bagian perencanaan, dan perpustakaan.
Acara ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M.. Rektor dalam arahannya sempat memaparkan filosofi menarik dengan akronim "E-V-I" sebagai pedoman pengelolaan kelembagaan, yakni: Efisiensi, yaitu pengelolaan sumber daya secara optimal untuk mencapai hasil maksimal tanpa pemborosan. Kedua, Visioner, yakni memiliki pandangan jauh ke depan dalam pengembangan kelembagaan sehingga setiap kebijakan berpijak pada tujuan strategis jangka panjang. Ketiga, Inspiratif, yaitu menjadi teladan dan sumber semangat bagi seluruh sivitas akademika sehingga budaya kerja yang positif dapat menular dan menguat.
Rektor mengibaratkan tenaga kependidikan sebagai aliran listrik yang menjadi sumber energi. Apabila aliran listrik terganggu maka cahaya lampu akan mati, dan menjadi gelap-gulita. Analogi ini mengingatkan bahwa mutu kinerja tenaga kependidikan harus terus dijaga agar layanan akademik tetap bercahaya (seperti lampu penerangan) dan dapat berjalan efektif. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur dan bekerja dengan penuh semangat. “Jangan mengeluh karena tangan belum menggapai bintang, tetapi bersyukurlah karena kaki masih menyentuh bumi", pesannya. Sebuah ajakan untuk menghargai proses, memelihara rasa syukur, dan menata langkah untuk maju dengan realistis namun penuh kerendahan hati.
Lebih jauh, Rektor memaparkan nilai-nilai yang harus melekat pada setiap tenaga kependidikan melalui akronim T-E-N-D-I-K sebagai pedoman etika dan etos kerja. Yang pertama adalah Transformatif, terus berinovasi dan berkembang untuk menjawab tantangan zaman. Kedua, Empowering, yakni memberdayakan diri sendiri serta pihak yang dilayani melalui layanan yang berorientasi pada kapabilitas. Ketiga, Nobility, melayani dengan hati, bermartabat, dan memberi dampak positif bagi civitas akademika. Keempat, Dedikatif, menunjukkan komitmen dan tanggung jawab tinggi terhadap tugas. Kelima, Inovatif: terus mencari dan menerapkan solusi baru untuk memperbaiki layanan; Kreatif: tanggap terhadap masalah dengan pendekatan cerdas dan cepat. Apabila nilai-nilai tersebut menjadi landasan bersama, maka tata kelola akademik yang adaptif dan berdaya saing global bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan arah nyata yang dapat dicapai melalui sinergi antarunit, penguatan kapasitas SDM, dan pemanfaatan teknologi digital.
Penulis: A. Barocky Zaimina
Editor: Evi R. Dianita




