FTIK Champion 2025: Lomba Kaligrafi Jadi Ajang Ekspresi Seni dan Spirit Religius Mahasiswa
Media Center FTIK - Senin, 20 Oktober 2025 menjadi hari yang penuh makna bagi civitas akademika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember. Pada hari tersebut, cabang lomba Kaligrafi FTIK Champion sukses diselenggarakan di Gedung FTIK lantai 7, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Lomba ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni tulis indah Arab yang sarat nilai spiritual dan estetika Islam.
Cabang lomba kaligrafi diikuti oleh 14 peserta dari berbagai program studi di lingkungan FTIK. Adapun sebaran peserta yaitu dari Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 3 orang, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebanyak 3 orang, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 3 orang, dan Tadris Bahasa Inggris (TBI) sebanyak 3 orang. Sementara Tadris IPA dan Tadris Matematika masing-masing mengirimkan 1 orang peserta. Adapun program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Tadris Biologi, Tadris IPS, dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) tidak mengirimkan perwakilannya pada tahun ini.
Sebagai penanggung jawab lomba, Achsan Hamidi T, S.Ag., staf akademik FTIK UIN KHAS Jember, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam pernyataannya, beliau menegaskan, “Kaligrafi bukan hanya sekadar seni menulis indah, tetapi juga bentuk ibadah dan refleksi spiritual yang mendalam. Melalui ajang FTIK Champion ini, kami berharap mahasiswa semakin mencintai nilai-nilai keislaman melalui seni, serta terus berinovasi agar tradisi kaligrafi tetap hidup di tengah arus modernisasi digital.” Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan, tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan identitas akademik mahasiswa FTIK. Selain itu, beliau menuturkan bahwa “Juara untuk cabang kaligrafi dekorasi ini akan diumumkan secara resmi pada acara penutupan FTIK Champion sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan bagi para peserta terbaik.”
Sementara itu, Ahmad Jimly Ashari, S.Pd., yang bertugas sebagai juri lomba, mengaku sangat terkesan dengan semangat dan kualitas karya para peserta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Saya benar-benar takjub melihat kemampuan mahasiswa FTIK dalam menuangkan nilai-nilai Al-Qur’an melalui goresan kaligrafi yang indah dan bermakna. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Islam masih memiliki semangat kuat dalam menjaga warisan seni Islam klasik. Ke depan, kami akan mendorong agar kegiatan serupa dikembangkan menjadi kompetisi tingkat universitas bahkan nasional, sebagai upaya melahirkan kaligrafer muda yang berprestasi dan berwawasan spiritual”.
Salah satu peserta, Labib Muhammad Mu'in, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas kesempatan mengikuti lomba ini. Ia menyampaikan, “Lomba ini memberi saya pengalaman berharga. Tidak hanya mengasah kemampuan seni, tetapi juga menumbuhkan kesabaran, ketelitian, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk berkarya sekaligus beribadah”.
Secara keseluruhan, pelaksanaan FTIK Champion cabang Kaligrafi tahun 2025 berjalan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga manifestasi integrasi antara keilmuan, spiritualitas, dan kreativitas mahasiswa. Dengan semangat akademik dan religius, diharapkan kegiatan semacam ini dapat melahirkan generasi mahasiswa UIN KHAS Jember yang berkarakter, berbudaya, serta mampu menjadi duta seni Islam yang membanggakan di masa depan.
Penulis: A. Barocky Zaimina
Editor: Evi R. Dianita




