FTIK UIN KHAS Jember Cetak 412 Lulusan pada Yudisium ke-36, Peserta Terbaik dari Tadris IPS
Media Center FTIK - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menyelenggarakan Yudisium XXXVI Tahap I Tahun Akademik 2024/2025 sebagai bentuk pengukuhan atas kelulusan mahasiswa jenjang sarjana (S1). Acara ini berlangsung pada Hari Kamis, Tanggal 10 Juli 2025, bertempat di Aula Hotel Bandung Permai Jember, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Sebanyak 412 mahasiswa dari 10 program studi yang ada telah resmi dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian proses akademik sesuai ketentuan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni Zein, S.Ag., M.M., CPEM, menuturkan bahwa yudisium adalah awal dari tanggung jawab akademik mahasiswa untuk terjun di dunia nyata. Berikut petikannya, “Yudisium adalah awal dari tanggung jawab alumni perguruan tinggi kepada masyarakat. Karena itu, lulusan UIN KHAS Jember harus mampu menunjukkan keunggulan intelektual, kematangan spiritual, dan kepekaan sosial. Ilmu yang kalian bawa harus menjadi cahaya, solusi, dan amal yang bermanfaat di tengah dinamika masyarakat,” tegas beliau di hadapan para peserta dan pimpinan fakultas.
Senada dengan Rektor, Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya mengajak para lulusan untuk senantiasa menjaga integritas keilmuan, menjadikan ilmu sebagai jalan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat. “Keberhasilan hari ini adalah hasil dari ikhtiar panjang, namun sesungguhnya ini juga merupakan pintu awal dari tanggung jawab baru sebagai sarjana. Jadikan ilmu sebagai kekuatan untuk memberdayakan masyarakat dan membangun peradaban”, ungkapnya dengan penuh optimisme.
Dari total 412 peserta yudisium hari ini, 78 peserta dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), 55 peserta dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 54 orang merupakan mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 50 mahasiswa, 43 mahasiswa Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), 30 mahasiswa Prodi Tadris Matematika (MTK), 29 mahasiswa Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 26 mahasiswa Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI), 20 mahasiswa Prodi Tadris Biologi (BIO) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebanyak 16 mahasiswa.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi akademik mahasiswa, FTIK menetapkan dua peserta yudisium sebagai lulusan terbaik berdasarkan perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dan masa studi tercepat. Berdasarkan Keputusan Dekan FTIK Nomor 68 Tahun 2025, penghargaan peraih IPK tertinggi diraih oleh Elisa Dourotun Nafis El Adibah, mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dengan masa studi 3 tahun 8 bulan 22 hari, dan IPK 3,90. Sementara itu, penghargaan untuk peraih masa studi tercepat diberikan kepada Ahmad Jailani, mahasiswa dari program studi yang sama, yakni Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial. Ahmad Jailani berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 6 bulan 14 hari, dengan IPK 3,87.
Penulis: A. Barocky Z.
Editor: Evi R. Dianita/Rofiq Hidayat




