homescontents betvoy gaziantep escort görükle escort bursa escort bayan escort kayseri escort alanya istanbul escort grandpashabet https://kayserimod.com/ yabanci dizi izle
homescontents
ftik@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Kuatkan Kohesivitas Tim Pengelola, FTIK UIN KHAS Jember Adakan Pelatihan Team Building

Home >Berita >Kuatkan Kohesivitas Tim Pengelola, FTIK UIN KHAS Jember Adakan Pelatihan Team Building
Diposting : Sabtu, 11 Oct 2025, 22:00:11 | Dilihat : 148 kali
Kuatkan Kohesivitas Tim Pengelola, FTIK UIN KHAS Jember Adakan Pelatihan Team Building


Media Center FTIK - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember melanjutkan kegiatan Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan (Tendik) dengan menghadirkan Nyoman Aribowo, S.Pt. sebagai narasumber dalam sesi pelatihan bertajuk “Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan di Era Digital.” Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara Peningkatan Mutu Tendik dengan tema “Optimalisasi Mutu Profesionalisme, Digitalisasi, dan Inovasi Layanan Tenaga Kependidikan Menuju Tata Kelola Akademik yang Adaptif dan Berdaya Saing Global.”

Kegiatan dimulai dengan sesi senam sebagai ice breaking yang dipandu oleh narasumber dan tim. Sesi ini bertujuan untuk menyegarkan kondisi fisik dan mental peserta sebelum memasuki pemaparan materi. Suasana yang penuh semangat dan kebersamaan tampak dari raut wajah peserta. Sesi ini kemudian berlanjut diskusi yang lebih mendalam mengenai peran tenaga kependidikan di era digital.

Dalam pemaparannya, Nyoman Aribowo mengawali dengan membahas latar belakang perubahan besar yang terjadi di berbagai aspek kehidupan. Ia menegaskan bahwa perubahan adalah keniscayaan di semua lini kehidupan dan bisnis. Melalui contoh-contoh konkret, ia menggambarkan bagaimana bisnis tradisional tergantikan oleh inovasi baru: wartel yang kini tergantikan oleh ponsel, warnet yang semakin sepi, serta toko kaset dan CD yang hilang digantikan oleh platform digital seperti YouTube. Ia juga menguraikan evolusi model bisnis, seperti penyanyi yang kini memperoleh penghasilan dari royalty, karaoke, hingga platform digital, dan sebagainya. Perubahan tersebut juga membawa implikasi besar bagi dunia pendidikan tinggi.

Nyoman menekankan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak hanya menjual pendidikan, tetapi juga pengalaman dan lingkungan. Menurutnya, cara institusi menanggapi dan melayani mahasiswa harus berubah secara fundamental agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ia menyoroti pentingnya membangun pelayanan akademik yang bukan hanya fungsional, tetapi juga emosional dan bermakna.

Terkait konsep pelayanan prima di era digital, Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini tidak hanya mencari pemenuhan kebutuhan, tetapi juga kepuasan. Kepuasan tersebut bersumber dari perasaan atau hati sebagai esensi pelayanan prima. Untuk itu, tenaga kependidikan dituntut mampu memberikan layanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga ramah dan empatik. Dalam konteks strategi menghadapi perubahan, Ia menekankan pentingnya membangun sikap mental yang positif, kreatif, dan visioner, dengan tetap fokus pada pengguna layanan. 

Ia juga menyoroti dampak dari pelayanan yang buruk dengan data bahwa 68% konsumen pergi karena pelayanan yang tidak memuaskan, dan kecenderungan konsumen untuk lebih sering membagikan pengalaman negatif dibandingkan pengalaman positif. Oleh karena itu, tenaga kependidikan harus berkomitmen memberikan layanan terbaik agar mampu mempertahankan kepercayaan pengguna dan menjaga citra lembaga.

Pada bagian akhir materinya, ia memperkenalkan penerapan Law of Attraction (LoA) dalam profesionalisme kerja. Menurutnya, konsep ini mengajarkan bahwa pikiran, sikap, dan suasana hati yang positif akan menarik hal-hal yang sejalan dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. “Jika kita berpikir positif, bekerja dengan niat baik, dan menjaga suasana hati, maka kita sedang menciptakan energi positif yang akan kembali kepada kita dalam bentuk lingkungan kerja yang kondusif dan pelayanan yang menyenangkan,” ujarnya.

Sebagai inti dari sesi ini, kegiatan dilanjutkan dengan games teamwork. Aktivitas ini dirancang untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan komunikasi, dan melatih kerja sama tim dalam menyelesaikan tantangan bersama. Suasana penuh keceriaan menjadi penanda bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan dan motivasi, tetapi juga mempererat solidaritas di antara tenaga kependidikan FTIK UIN KHAS Jember. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta semakin termotivasi untuk menerapkan nilai-nilai profesionalisme, pelayanan prima, dan semangat humanis dalam mendukung tata kelola akademik yang adaptif dan berdaya saing global.

Penulis: A. Barocky Zaimina
Editor: Evi R. Dianita

;