homescontents betvoy gaziantep escort görükle escort bursa escort bayan escort kayseri escort alanya istanbul escort grandpashabet https://kayserimod.com/ yabanci dizi izle
homescontents
ftik@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Lebih Dari Seribu Mahasiswa Baru Ikuti Keseruan PBAK FTIK UIN KHAS Jember Tahun 2025

Home >Berita >Lebih Dari Seribu Mahasiswa Baru Ikuti Keseruan PBAK FTIK UIN KHAS Jember Tahun 2025
Diposting : Kamis, 21 Aug 2025, 08:42:08 | Dilihat : 193 kali
Lebih Dari Seribu Mahasiswa Baru Ikuti Keseruan PBAK FTIK UIN KHAS Jember Tahun 2025


Media Center FTIK - Dalam rangkaian acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Tahun 2025 yang berlangsung pada 19-22 Agustus 2025, seluruh fakultas mendapatkan kesempatan memberikan orientasi di hari kedua. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan pun tak ketingggalan.

FTIK UIN KHAS Jember mengawali kegiatan PBAK dengan apel pagi bersama mahasiswa baru di halaman depan gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Usai apel pagi, seluruh peserta PBAK melakukan kirab menuju aula di Gedung Kuliah Terpadu lantai 3.

Barisan kirab yang dipimpin oleh Dewan Mahasiswa (Dema FTIK) dan Senat Mahasiswa (Sema FTIK) tiba di aula GKT pada Pukul 07.00 dan langsung disusul dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Saya, Lagu Mars UIN KHAS Jember, dan Lagu Mars FTIK. Suasana khidmat mengiringi pembukaan tersebut. Suara lantang mahasiswa baru saat menyanyikan lagu menambah semarak, menyiratkan energi positif. PBAK hari kedua ini dipandu oleh dua Master of Ceremony, yakni Evi Resti Dianita dan Mega Fariziah Nur Humairoh, dengan gaya kocaknya yang berhasil membuat suasana seketika diliputi kegembiraan.

Sesi materi pertama diawali dengan Orientasi Kefakultasan oleh Dekan FTIK, Dr. H. Abdul Mu‘is, S.Ag., M.Si. Dalam penyampaian materinya, beliau menegaskan bahwa PBAK bukanlah sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum transformatif yang menentukan cara mahasiswa menjalani kehidupan akademik ke depan.

“Jangan sampai kalian hanya hadir di kampus untuk mengejar indeks prestasi semata. Nilai akademik itu penting, tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana ilmu itu membentuk karakter kalian, mengasah kepekaan sosial, dan menjadikan kalian pemimpin masa depan yang berintegritas. Ingat, dunia saat ini tidak hanya butuh orang pintar, tetapi butuh orang baik yang pintar dan mampu memberi manfaat,” tegasnya penuh penekanan.

Lebih jauh, Dekan juga menggugah kesadaran mahasiswa baru tentang tanggung jawab moral dan spiritual. “Di luar sana, dunia sedang berubah cepat oleh digitalisasi, globalisasi, dan persaingan yang ketat. “Kalian bukan sekadar mahasiswa, kalian adalah calon guru, calon pendidik, calon intelektual muslim. Maka integritas, akhlak, dan kepedulian sosial harus menjadi nafas sehari-hari. Jika kalian gagal menjaga itu, maka sehebat apapun capaian akademik kalian, akan kehilangan makna.” “Saya ingin setiap dari kalian menjadikan hari pertama ini sebagai titik tolak. Berjanji pada diri sendiri, bahwa empat tahun ke depan bukan akan kalian lewati dengan biasa-biasa saja, melainkan dengan penuh prestasi, karya, dan pengabdian. Jadilah cahaya yang menerangi bukan hanya diri kalian, tetapi juga bangsa dan umat.” Materi ini dipandu oleh Dr. Hartono, M.Pd.,

Selanjutnya, Materi II mengupas Sistem dan Kultur Akademik FTIK, dipaparkan oleh Wakil Dekan I, Dr. Khotibul Umam, MA, yang menekankan pentingnya etika belajar, riset, dan tata tertib akademik. Ia berpesan, “Budaya akademik yang sehat adalah fondasi keberhasilan. Jangan sampai mahasiswa hanya sibuk mengejar nilai, tetapi lupa membangun integritas dan karakter.” Sesi ini dilanjutkan dengan pemaparan Wakil Dekan II, Dr. H. Mustajab, S.Ag., M.Pd.I., yang menjelaskan sistem administrasi umum dan keuangan fakultas, serta Wakil Dekan III, Dr. Rif‘an Humaidi, M.Pd.I., yang memaparkan strategi pengembangan kemahasiswaan dan jejaring kerjasama. Tidak ketinggalan, Kabag TU FTIK, Moh. Zainuri, SE., turut memberikan arahan teknis mengenai layanan umum dan akademik.

image host

Memasuki Materi III, mahasiswa baru diajak lebih dekat dengan masing-masing program studi. Pada Part 1, paparan disampaikan oleh Koordinator Prodi: Wiwin Maisyaroh, M.Si (Tadris Biologi), Dr. Indah Wahyuni, M.Pd. (Tadris Matematika), Dinar Maftukh Fajar, M.PFis (Tadris IPA), Fiqru Mafar, M.IP (Tadris IPS), dan Dr. Nino Indrianto, M.Pd. (PPG). Moderator sesi ini, Ahmad Winarno, M.Pd.I., menegaskan bahwa setiap prodi memiliki keunggulan dan tradisi akademik yang perlu dipahami mahasiswa sejak awal.

Part selanjutnya, orientasi keprodian dilanjutkan oleh Dr. Hj. Fathiyaturrahmah, M.Ag. (PAI), Dr. Ahmad Royani, M.Pd.I. (MPI), Muhammad Ardy Zaini, M.Pd.I. (PBA), Dr. Imron Fauzi, M.Pd.I. (PGMI), Dr. Khoirul Anwar, M.Pd.I. (PIAUD), dan Dewi Nurul Qomariyah, S.S., M.Pd. (Tadris Bahasa Inggris). Mereka menekankan capaian prestasi masing-masing prodi dan peluang yang terbuka bagi mahasiswa baru. Salah satu pesan reflektif datang dari Dr. Hj. Fathiyaturrahmah, M.Ag., yang menyatakan, “Prodi PAI tidak hanya melahirkan guru, tetapi juga calon pemimpin umat. Maka setiap mahasiswa harus berkomitmen menjaga marwah ilmu.”

Setelah jeda, acara dilanjutkan dengan unjuk talenta mahasiswa, ice breaking, dan games, mencairkan suasana dengan keceriaan khas dunia kampus. Energi baru mahasiswa terasa mengalir, membuktikan bahwa PBAK bukan hanya forum serius, melainkan juga ruang ekspresi dan penguatan ikatan sosial.

Materi IV menghadirkan Dr. Nurul Huda, S.Kom., M.Pd.I., yang memperkenalkan Aplikasi SISTER dan SALAMI dalam sesi Teknik Pemanfaatan Layanan Administrasi dan Akademik. Kehadiran teknologi ini memperlihatkan bagaimana FTIK semakin berkomitmen pada digitalisasi layanan. Moderator Fikri Apriyono, M.Pd., menegaskan bahwa penguasaan sistem ini adalah bekal penting bagi mahasiswa agar tidak gagap dalam birokrasi akademik.

Puncak inspirasi hadir dalam Materi V: Inspiring Talk. Sejumlah mahasiswa berprestasi seperti Wilda Fajriyatus Sa’adah (Juara 1 Internasional), Avan Difantara (Juara 1 Nasional), dan Khamidatussoleha Ma’rufin (Juara 1 Internasional) berbagi kisah perjuangan mereka. Tak ketinggalan, Ketua Sema dan Ketua Dema FTIK menyampaikan pengalaman organisasi sebagai ruang kepemimpinan. Sesi berikutnya diisi oleh Ibu Nurul Hidayah, S.Pd.I., alumni berprestasi yang juga merupakan Ketua Umum PC Fatayat NU Jember, dengan tajuk “Alumni Menginspirasi: Dari Kampus ke Puncak Karier”. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan jejaring dalam membangun masa depan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, games, dan pemberian doorprize, yang menghadirkan suasana akrab antara pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa baru. Penulis melihat, PBAK di GKT bukan hanya tentang orientasi, melainkan transformasi. Mahasiswa baru diberi peta jalan: mengenal fakultas, prodi, sistem, hingga inspirasi dari alumni dan mahasiswa berprestasi.

Penulis: A. Barocky Zaimina
Editor: Evi R. Dianita
Foto: Rofiq Hidayat

;