homescontents betvoy gaziantep escort görükle escort bursa escort bayan escort kayseri escort alanya istanbul escort grandpashabet https://kayserimod.com/ yabanci dizi izle
homescontents
ftik@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Yudisium PPG Batch 1 Tahun 2025: FTIK UIN KHAS Jember Kukuhkan 1482 Guru Profesional Baru

Home >Berita >Yudisium PPG Batch 1 Tahun 2025: FTIK UIN KHAS Jember Kukuhkan 1482 Guru Profesional Baru
Diposting : Rabu, 15 Oct 2025, 14:22:54 | Dilihat : 267 kali
Yudisium PPG Batch 1 Tahun 2025: FTIK UIN KHAS Jember Kukuhkan 1482 Guru Profesional Baru


Media Center FTIK - Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menyelenggarakan yudisium dan pengukuhan guru profesional pada hari ini, hari Rabu tanggal 15 Oktober 2025, secara hybrid (daring dan luring). Terdapat sebanyak 1482 lulusan yang dikukuhkan pada program PPG Transformasi+ Batch 1 Tahun 2025 ini. Sebanyak 56 peserta hadir secara langsung di Ruang Pertemuan Lantai 2 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Sementara sisanya mengikuti secara live melalui Zoom Meeting. Acara ini juga dihadiri oleh Rektor UIN KHAS Jember, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan beserta para wakil dekan, kepala bagian tata usaha, koordinator prodi PPG, dan seluruh dosen pengelola prodi PPG. 

Wakil Dekan I, Dr. Khotibul Umam, M.A., dalam laporan akademiknya merinci status peserta yang diyudisium. Peserta terdiri dari 677 orang berjenis kelamin laki-laki, dan 605 orang dengan jenis kelamin perempuan. Berdasarkan bidang sertifikasi, jumlah peserta dari bidang studi PAI 495 orang, bidang Akidah Akhlak 198, bidang Bahasa Arab 100 orang, bidang Fikih 99 orang, bidang Qur'an 96 orang, bidang Sejarah Kebudayaan Islam 100 orang, guru kelas RA 199 orang, guru kelas MI 195 orang. Peserta tertua ialah Juwariyah, usia 59 tahun, bidang sertifikasi Guru Kelas MI, dari Magelang-Jawa Tengah. Sementara peserta termuda jatuh kepada Qudrotul Inayah, usia 26 tahun, bidang sertifikasi Guru Kelas RA, dari Tuban-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Dr. H. Abdul Mu'is, S.Ag., M.Si. selaku Dekan menyampaikan bahwa kelulusan guru profesional sejatinya bukan hanya yang tertulis di sertifikat saja. Tetapi sesungguhnya terkandung makna komitmen guru untuk mencerdaskan anak didik. Karena guru merupakan tiang penopang dalam menyiapkan generasi masa depan suatu bangsa. Maka dari itu, tantangannya adalah bagaimana memperkuat komitmen guru dalam meningkatkan kompetensinya, baik secara profesional, pedagogik, pribadi, dan sosial.

"Kami berharap bapak/ibu terus mengasah diri, menjadi penyemangat di sekolah, terus berusaha memperbaiki diri, memperbaiki proses pembelajaran, sehingga dihasilkan anak didik yang berkualitas dan bisa bersaing secara nasional maupun global", tegasnya.

Acara kemudian dibuka oleh Rektor UIN KHAS Jember yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan status guru profesional bukan sekadar soal kesejahteraan semata. Akan tetapi menyangkut perubahan karakter atau watak sebagai guru profesional.

"Guru profesional adalah guru yang mendidik, mengajar, membimbing dengan hikmah dan mau'idhah hasanah. Inilah yang membedakannya dengan guru yang belum profesional. Kata H-I-K-M-A-H dari kepanjangannya memiliki makna nilai-nilai mulia yaitu: Humanis, mengajak ke surga. Integritas, bahwa seorang guru harus memiliki integritas yang tinggi. Karena pada sikap integritas tersebut melekat loyalitas, komitmen, dan kejujuran. Kompetensi, bahwa guru harus memiliki keahlian dan fokus pada peningkatan keahliannya. Dan inilah yang ditempuh melalui PPG saat ini. Selanjutnya Moderat, bahwa guru profesional harus menjadi contoh sikap moderat dalam beragama di masyarakat. Bagaimana agar kita menunjukkan sikap moderat dalam cara kita beragama. Kemudian Afirmatif, bahwa guru harus senang memudahkan anak didiknya, bukan mempersulit. Yang terakhir, Harmonis, yaitu mampu bersinergi satu sama lain serta mampu menyikapi perbedaan.

Koordinator prodi PPG, Dr. Nino Indrianto, M.Pd., menyampaikan bahwa program PPG Transformasi+ ini merupakan skema PPG Dalam Jabatan yang mengalami perubahan model pelaksanaan dengan tujuan untuk mempercepat perolehan sertifikat pendidik bagi para guru yang belum tersertifikasi. Oleh karenanya tak heran jumlah pesertanya pun jauh lebih banyak dibandingkan dengan batch-batch sebelumnya.

Penulis: Evi Resti Dianita
Editor: A. Barocky Zaimina

;