homescontents betvoy gaziantep escort görükle escort bursa escort bayan escort kayseri escort alanya istanbul escort grandpashabet https://kayserimod.com/ yabanci dizi izle
homescontents
ftik@uinkhas.ac.id (0331) 487550

FTIK UIN KHAS Jember Dorong Transformasi Digital Pesantren Lewat Program NGOPI

Home >Berita >FTIK UIN KHAS Jember Dorong Transformasi Digital Pesantren Lewat Program NGOPI
Diposting : Jumat, 10 Oct 2025, 15:36:14 | Dilihat : 139 kali
FTIK UIN KHAS Jember Dorong Transformasi Digital Pesantren Lewat Program NGOPI


Media Center FTIK – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember kembali menunjukkan kiprahnya dalam penguatan ekosistem pendidikan Islam digital. Bekerja sama dengan Direktorat Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, dan Komisi VIII DPR RI, FTIK menggelar kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) bertema “Peningkatan Mutu Pesantren Berbasis Digital”, pada Rabu (8/10/2025) di Hotel Grand Padis, Bondowoso.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop dan seminar nasional ini diikuti oleh sekitar 400 peserta dari kalangan pengasuh, pengurus, dan asatidz pesantren se-Kabupaten Bondowoso. FTIK UIN KHAS Jember memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam mendorong transformasi digital pesantren, sejalan dengan visi universitas sebagai center of excellence dalam pendidikan Islam berbasis teknologi.

Acara dibuka oleh Dekan FTIK, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., yang menegaskan bahwa digitalisasi pesantren merupakan langkah penting untuk menjaga relevansi lembaga pendidikan Islam di tengah arus globalisasi.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Agar tetap relevan, pesantren harus memadukan teknologi digital dengan nilai akhlak dan tradisi keilmuan,” ujarnya.

Sesi pertama menghadirkan Dr. Suheri, M.Pd.I. (Rektor IAI At-Taqwa Bondowoso) sebagai pemateri dengan topik “Digitalisasi Pesantren: Integrasi Ilmu, Teknologi, dan Akhlak dalam Era Globalisasi.” Ia menegaskan bahwa teknologi perlu dipandang sebagai sarana dakwah baru yang harus dibingkai dengan etika Islam.

Sesi kedua dibuka oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., yang menegaskan komitmen universitas dalam mencetak generasi digital berakhlak.

“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi, tetapi ijtihad pendidikan menuju kemajuan dan kemaslahatan umat,” tegasnya.

Adapun pemateri kedua, Dr. Agus Fawait, M.Pd.I. (Wakil Rektor I IAI At-Taqwa Bondowoso), menyoroti pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam proses digitalisasi pesantren.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.H.I., serta anggota Komisi VIII DPR RI, Ibu Ina Ammania, yang keduanya memberikan dukungan kuat terhadap upaya penguatan literasi digital di lingkungan pesantren.

“Digitalisasi bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga eksistensi dan daya saing pesantren di kancah global,” ujar Ibu Ina.

Diskusi interaktif yang berlangsung dalam suasana hangat menyoroti berbagai tantangan digitalisasi pesantren, termasuk keterbatasan infrastruktur dan kemampuan teknis pengelola pesantren. Menanggapi hal itu, FTIK UIN KHAS Jember berkomitmen untuk menindaklanjuti kegiatan ini dengan pelatihan lanjutan dan riset kolaboratif di wilayah Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Dalam penutupan, Prof. Hepni kembali menegaskan visi FTIK dalam membangun ekosistem pendidikan Islam digital yang berkarakter.

“Kami berkomitmen menyiapkan pendidikan digital yang berakhlak. Pesantren perlu memiliki spiritual intelligence yang sejalan dengan digital intelligence,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan panitia sebagai simbol semangat kolaborasi menuju kemandirian pesantren digital di masa depan.

Penulis: Evi R. Dianita
Editor: A. Barocky Zaimina

;