Umum

Inovasi Akademik, Dua Mahasiswa Prodi TBI FTIK UIN KHAS Jember Lulus Jalur Non-Skripsi Lewat Publikasi SINTA 2

18 Jun 2026
Oleh: Admin Evi
190 Tayangan
Inovasi Akademik, Dua Mahasiswa Prodi TBI FTIK UIN KHAS Jember Lulus Jalur Non-Skripsi Lewat Publikasi SINTA 2

Media Center FTIK - Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah di bawah naungan FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember kembali mencatatkan capaian gemilang dalam bidang inovasi akademik melalui kelulusan mahasiswanya lewat jalur alternatif. Tidak tanggung-tanggung, dua mahasiswa terbaik prodi TBI resmi dinyatakan lulus dari jenjang sarjana tanpa melalui jalur skripsi. Kelulusan ini berhasil dicapai setelah keduanya sukses mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal nasional bereputasi terindeks SINTA 2. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen FTIK UIN KHAS Jember dalam mengimplementasikan kebijakan tugas akhir alternatif yang berbasis pada output riset berkualitas tinggi dan berdampak luas bagi perkembangan dunia pendidikan.

Mahasiswa pertama yang meraih capaian ini adalah Muhammad Syarofil Umam, yang menulis artikel ilmiah secara kolaboratif bersama tim dosen, yaitu Khoiriyah, Dewi Nurul Qomariyah, dan Ahmad Ridho Rojabi dengan judul "Reducing Native Language Interference in English Teaching Writing Using Grammarly: A Case Study". Jejak prestasi tersebut berhasil diikuti oleh Wardatul Layly Hidayat yang sukses menembus jurnal terindeks SINTA 2 melalui artikel ilmiah hasil bimbingan intensif bersama Dr. Ahmad Ridho Rojabi, M.Pd. dengan judul ""I am more engaged in writing": Promoting EFL Students’ Writing Skills through Project-Based Learning". Kedua publikasi ilmiah berskala nasional tersebut dinilai memenuhi standar metodologi riset yang ketat serta memberikan kontribusi teoretis maupun praktis yang signifikan di bidang pengajaran bahasa Inggris, sehingga secara resmi diakui oleh fakultas sebagai pengganti skripsi.

Secara substantif, kedua artikel tersebut mengupas inovasi penting dalam metodologi pengajaran bahasa Inggris kontemporer di tingkat sekolah menengah. Artikel pertama karya M. Syarofil Umam dan tim berfokus pada eksplorasi penggunaan tugas fotografi digital dalam menstimulasi kemampuan menulis naratif secara kolaboratif di lingkungan sekolah Islam sekunder. Riset ini berhasil memotret bagaimana integrasi teknologi visual tidak hanya meningkatkan keterampilan linguistik siswa, tetapi juga membentuk agensi dan identitas mereka sebagai pembelajar aktif.

Sementara itu, artikel kedua karya Wardatul Layly Hidayat dan Ahmad Ridho Rojabi menyoroti pemanfaatan platform berbasis kecerdasan buatan (AI-powered tools) dalam lingkungan pembelajaran mandiri (autonomous learning). Penelitian ini membedah secara mendalam persepsi, tantangan, serta tingkat kemandirian siswa dalam memanfaatkan teknologi untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan tata bahasa (grammar) secara mandiri, yang terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menulis.

Menanggapi pencapaian luar biasa sekaligus ulasan berbobot dari kedua artikel tersebut, Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN KHAS Jember, Dewi Nurul Qomariyah, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan kelulusan ganda melalui jalur publikasi ilmiah SINTA 2 ini merupakan sebuah preseden positif bagi prodi TBI. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa iklim akademik dan budaya meneliti di kalangan mahasiswa sarjana TBI telah berjalan dengan sangat baik, di mana mahasiswa tidak lagi memandang riset sebagai beban kelulusan semata, melainkan sebagai wadah untuk berkontribusi pada pemecahan masalah pendidikan di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Dewi Nurul Qomariyah, M.Pd., menjelaskan bahwa kebijakan konversi publikasi ilmiah sebagai pengganti skripsi ini sengaja dirancang untuk mendongkrak produktivitas dan kualitas riset kolaboratif antara dosen dan mahasiswa. Kemampuan menembus jurnal terindeks SINTA 2 menunjukkan bahwa kualitas berpikir kritis, analisis data, dan keterampilan menulis akademik kedua mahasiswa tersebut telah diuji dan diakui secara objektif oleh penelaah ahli (peer-reviewer) eksternal yang kompeten. Beliau berharap kesuksesan Syarofil Umam dan Nur Hidayat ini dapat menular menjadi tren positif bagi mahasiswa lainnya, sehingga mampu mempercepat masa studi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan nilai akreditasi prodi TBI menuju predikat Unggul.

(Tim Data dan Informasi)

Bagikan: