Umum

Kado Hari Kartini: Dua Srikandi Tadris Matematika FTIK Borong Penghargaan Wisudawan Terbaik dan Tahfidz UIN KHAS Jember

21 Apr 2026
Oleh: Admin
435 Tayangan
Kado Hari Kartini: Dua Srikandi Tadris Matematika FTIK Borong Penghargaan Wisudawan Terbaik dan Tahfidz UIN KHAS Jember

Media Center FTIK - Pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-76, Magister ke-57, dan Doktor ke-33 UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember pada Selasa, 21 April 2026, menjadi momen yang sangat istimewa. Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, dua mahasiswi dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) membuktikan bahwa perempuan mampu bersinar di jalur akademik maupun spiritual.

Dua srikandi tersebut adalah Lailatul Munawaroh, yang dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik jenjang Sarjana, dan Anis Nurisma, peraih penghargaan Wisudawan Tahfidz (Penghafal Al-Qur’an) jenjang Sarjana. Menariknya, keduanya berasal dari Program Studi yang sama, yakni Tadris Matematika.

Lailatul Munawaroh: Putri Tukang Bangunan dengan Segudang Prestasi

Lailatul Munawaroh membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk menjadi yang terbaik. Putri dari pasangan Bapak Abdullah, yang bekerja sebagai tukang bangunan, dan Ibu Salama ini sukses meraih predikat Wisudawan Terbaik.

Selama kuliah, alumni MAN 2 Probolinggo ini tidak hanya aktif di kelas, tetapi juga mengemban amanah sebagai Ketua Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Khozini (2024-2025). Di sela kesibukannya, ia tetap produktif sebagai tutor matematika online, pengajar TPQ, hingga berwirausaha kecil-kecilan.

"Kunci matematika adalah mengerjakan soal setiap hari. Saya selalu belajar sebelum masuk kelas dan mengatur deadline pribadi sejak awal semester. Ibarat mengisi air ke wadah, harus pelan-pelan agar masuk semua," ungkap Laila mengenai rahasia IPK tingginya.

Prestasi Laila pun tak main-main, mulai dari Juara 1 KTI di tingkat prodi hingga Juara 3 Lomba Media Pembelajaran tingkat nasional (OPTIKA) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2024.

Anis Nurisma: Menyeimbangkan Rumus Matematika dan Hafalan Al-Qur'an

Prestasi tak kalah membanggakan ditunjukkan oleh Anis Nurisma. Di tengah ketatnya perkuliahan Tadris Matematika, putri pasangan petani dari Banyuwangi, Bapak Mashudi Rohimy dan Ibu Jamilatun, ini berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

"Alhamdulillah, hafalan Al-Qur’an selesai di semester 5, dan kuliah bisa rampung di semester 7. Saya berusaha menyeimbangkan antara tugas di kampus dan kegiatan di Pondok Pesantren Darul Istiqomah meskipun jalurnya berbeda," tutur Anis.

Selain hafidzah, Anis juga aktif di organisasi beasiswa GenBI dan memiliki prestasi akademik yang gemilang, termasuk meraih peringkat 10 besar nasional dalam Jenius Science Competition 3.0 tahun 2024 serta menjuarai lomba mengajar di tingkat prodi.

Mengenai rencana masa depan, Anis memiliki tekad yang kuat untuk terus berkecimpung di dunia pendidikan. "Insyaallah kalau ada rezeki, saya ingin mengikuti program PPG. Namun jika belum saatnya, saya berencana mencari sekolah untuk mengajar dan fokus mengembangkan TPQ yang ada di rumah," ungkapnya.

Tak lupa, Anis menitipkan pesan motivasi yang menyentuh bagi rekan-rekan mahasiswa yang saat ini masih berjuang menyelesaikan studi:

"Tetap semangat. Setiap orang punya waktu dan jalannya masing-masing, jadi jangan merasa tertinggal. Terus berusaha, jangan mudah menyerah, dan tetap percaya pada diri sendiri. Jadikan setiap proses sebagai pembelajaran untuk menjadi lebih baik. InsyaAllah, dengan usaha dan doa, hasil yang baik akan datang pada waktunya," pesannya tulus.

Menanggapi prestasi gemilang ini, Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., menyatakan rasa bangga dan harunya.

"Pencapaian Laila dan Anis adalah representasi nyata dari semangat Kartini masa kini. Di satu sisi kita melihat ketajaman intelektual dalam ilmu eksakta (matematika), di sisi lain kita melihat kedalaman spiritual melalui hafalan Al-Qur’an. Ini adalah kado terindah bagi FTIK di Hari Kartini ini. Mereka membuktikan bahwa dengan kemauan yang kuat, tantangan seberat apapun bisa ditaklukkan," ujar Dekan.

(Evi R. Dianita/Tim Data dan Informasi)

Bagikan: