Umum

Laksanakan Pengabdian Internasional, Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Mulai Asistensi Mengajar di Malaysia

22 May 2026
Oleh: Admin
154 Tayangan
Laksanakan Pengabdian Internasional, Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Mulai Asistensi Mengajar di Malaysia

Media Center FTIK - Delegasi mahasiswa program Asistensi Mengajar (Asjar) Internasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember resmi diterima untuk memulai masa pengabdian di Malaysia. Rangkaian agenda penerimaan ini diawali dengan prosesi pelepasan resmi yang diselenggarakan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Malaysia.

Secara keseluruhan, program pengabdian internasional ini melibatkan 5 orang mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember, yang terdiri atas 2 mahasiswa dari Program Studi Tadris IPA dan 3 mahasiswa dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI). Dalam distribusinya, 2 mahasiswa ditempatkan di Sanggar Bimbingan (SB) / Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, sedangkan 3 mahasiswa lainnya menjalankan pengabdian di Pesantren An-Nahdloh, Selangor. Seluruh aktivitas para peserta berada di bawah pemantauan dan pendampingan langsung Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), As'ari, M.Pd.I. Berikut nama-nama peserta Asistensi Mengajar di Malaysia:
1. Fery Tri Mulia (Asal Banyuwangi)
2. Sihati (Asal Jember)
3. Muhammad Irfan H. (Asal Lumajang)
4. Anggy Rizkyany (Asal Lumajang)
5. Raihan Ali Masyayikh (Asal Denpasar)

Kemitraan Edukasi di Sanggar Bimbingan Puchong Perdana

Sebagai bagian dari persebaran wilayah pengabdian, rombongan mahasiswa juga bertolak ke kawasan Puchong, Selangor, Malaysia. Kedatangan mereka disambut secara hangat oleh pihak pengelola Sanggar Bimbingan (SB) Puchong Perdana.

Di sanggar bimbingan ini, para mahasiswa bertemu langsung dengan pimpinan sekolah, yaitu Ustadz Sumarno dan Ustadzah Surtini. Lembaga nonformal ini memfasilitasi proses belajar mengajar bagi sekitar 80 orang siswa, di mana mayoritas anak-anak yang menempuh pendidikan di sana merupakan putra-putri pekerja migran asal Madura, Indonesia. Berdasarkan skema operasional sanggar, aktivitas pembelajaran terjadwal pada hari Senin hingga Jumat, sementara hari Sabtu dan Minggu ditetapkan sebagai hari libur.

image host

Dukungan Kelembagaan dan Adaptasi Peserta

Keberadaan dan operasional lembaga bimbingan di wilayah Selangor ini berjalan di bawah pengawasan serta pembinaan dari Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia. Sinergi yang kuat antara pengurus kelembagaan, pihak sekolah, dan masyarakat setempat menciptakan atmosfer pengabdian yang sangat kondusif bagi mahasiswa praktikan.

Respons positif serta keterbukaan yang ditunjukkan oleh pengurus sanggar membuat para mahasiswa dapat beradaptasi dengan cepat. Para peserta Asjar Internasional menyatakan sangat menikmati jalannya kegiatan dan merasa betah karena sistem penerimaan yang kekeluargaan, namun tetap menjunjung tinggi profesionalisme akademik. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi edukatif yang optimal dalam memperkuat literasi keagamaan, sains, dan kebahasaan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

(Tim Data dan Informasi)

Bagikan: